Belum
pernah dibayangkan sebelumnya akan seperti itu. Oh, mungkin semesta sedang
memihakku pada waktu itu.
Kamu
tau? Yang aku rasakan waktu itu, waktu bersamamu, rasanya aku selalu ingin
seperti itu setiap hari, setiap saat, setiap waktu.
Memandangmu
begitu lama sebisaku, melihat tawamu begitu lepas semauku, ah…rasanya
benar-benar membuat candu, ingin lagi dan terus seperti itu.
Apa
yang harus aku ungkapkan tentang perasaan itu? jika ada kata yang melebihi dari bahagia, maka itu
adalah jawabannya.
Kamu
tau? Selama aku dekat denganmu, bukan aku sok jual mahal, bukan aku tak mau
kamu, bukan aku tak sayang kamu, aku hanya mau kamu berusaha untuk
memperjuangkan. Aku mau melihat kesungguhan hatimu. Oh andai kamu tau itu…
Selama
ini aku berusaha menahan diri agar tidak terlalu jauh mengharapkanmu, memantapkan
hati untuk tidak jatuh cinta padamu, hanya karena takut dibuat kecewa dan
akhirnya terluka. Namun kali ini, sekarang, semenjak waktu itu, aku benar-benar
yakin, bahwa aku sudah jatuh kedalam perangkapmu. Aku jatuh cinta, padamu.
Dan
sekarang, aku merasa, akhir-akhir ini kita jauh, tidak seperti dulu. Kenapa? Karena
kamu yang malu untuk memulai, atau karena aku yang hanya diam menunggu. Lantas,
siapa yang harus disalahkan? Oh andai kamu mengerti, bahwa aku juga ingin kamu.
Mulailah
lebih dulu, dan buatku yakin akan semuanya. Jika kamu mau berjuang, akupun akan
berjuang, kita berjuang bersama.
Jika tidak, apa boleh buat? Mungkin aku bukan
satu-satunya yang kamu mau.






0 komentar:
Posting Komentar