Semenjak
aku mengenalmu, ada perasaan berbeda, perasaan yang tak seperti biasanya.
Kamu adalah penenang disaat hati mulai gelisah, kamu adalah penguat disaat aku benar-benar merasa rapuh, kamu adalah pelengkap diatas kurangku, dan kamu adalah bahagiaku. Kamu sudah menjadi bagian dari hidupku.
Kamu adalah penenang disaat hati mulai gelisah, kamu adalah penguat disaat aku benar-benar merasa rapuh, kamu adalah pelengkap diatas kurangku, dan kamu adalah bahagiaku. Kamu sudah menjadi bagian dari hidupku.
Disaat
aku jatuh cinta, aku harus siap untuk kecewa.
Disaat aku tertawa, aku harus siap untuk meneteskan airmata.
Disaat aku bahagia, aku juga harus siap untuk terluka.
Disaat aku tertawa, aku harus siap untuk meneteskan airmata.
Disaat aku bahagia, aku juga harus siap untuk terluka.
Kamu telah
memberi warna dikehidupanku, hingga semuanya terasa sempurna. Kamu berhasil untuk
membuat aku jatuh cinta dan kamu juga berhasil untuk membuat aku takut akan
segalanya. Iya, aku takut kamu berbeda, aku takut kamu berubah, aku takut warna
itu pudar hingga tak ada lagi warna, dan aku takut kamu pergi meninggalkan.
Aku tau,
semua orang pasti bisa berubah. Entah itu karena keadaan atau paksaan.
Semua orang akan meninggalkan, entah karena kecewa atau menemukan yang lebih baik. Untuk itu, aku takut tidak bisa membuatmu bertahan lebih lama.
Semua orang akan meninggalkan, entah karena kecewa atau menemukan yang lebih baik. Untuk itu, aku takut tidak bisa membuatmu bertahan lebih lama.
Bagiku, tak
ada yang lebih buruk dari kehilangan. Kehilangan adalah hal yang paling aku
benci, dan kehilangan kamu adalah hal yang paling mengerikan. Karena aku sudah
kehilangan bagian dari hidupku, aku takut tidak sanggup untuk mencari, dan aku
takut tidak bisa untuk menemukan kembali.
Hal yang
menyangkut kamu, apapun itu, Demi Tuhan, Allahku. Aku sungguh benar-benar
takut, takut akan semuanya.






0 komentar:
Posting Komentar